Discover an exquisite world of art at Art Gallery Jakarta, a haven for art enthusiasts and collectors alike. With a stunning array of over 700 masterful artworks, including paintings, sketches, and sculptures, our gallery proudly showcases the legacy of renowned Indonesian artists who have shaped the nation's art scene. Our distinguished collection proudly showcases an impressive roster of renowned artists, each contributing a unique and captivating perspective to the world of art. From the timeless paintings of Basuki Abdullah and the evocative narratives of Dullah to the vibrant canvases of Hendra Gunawan and the thought-provoking visions of Hendro Juwono, our gallery presents a harmonious blend of artistic mastery. Discover the emotive sculptures of Surono, the intricate sketches by Kartono Yudhokusumo, and the enchanting creations of Widayat and Saptoto. Immerse yourself in the creative brilliance of Batara Lubis, Djajeng Asmara's intricate details, and the captivating expr...
Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta menyelenggarakan pameran seni rupa dalam rangka Dies Natalis XXVII Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Pameran ini diselenggarakan pada tanggal 30 Mei -6 Juni 2011 di Galeri ISI Yogyakarta.
![]() |
| Agus Burhan, Wiwik Wulandari, Seruni Bodjawati dan pengunjung pameran di depan karya lukis terbaik Dies Natalis XXVII Institut Seni Indonesia Yogyakarta pada saat acara pembukaan. |
Dari tiap-tiap prodi dipilih karya terbaik untuk dipamerkan dalam pameran ini. Proses penjurian dilakukan dosen dan panitia Dies Natalis. Dari ratusan karya yang mengikuti seleksi, penghargaan karya lukis terbaik prodi seni lukis diberikan pada Seruni Bodjawati dan Andis Pasaribu, sedangkan prodi seni patung pada Ardiyanto.
![]() |
| Proses penjurian Dies Natalis XXVII Institut Seni Indonesia Yogyakarta oleh dosen dan panitia Dies Natalis. |
Karya terbaik Seruni Bodjawati yang memenangkan penghargaan berjudul Kemilau Bintang Pagi dengan medium akrilik pada kanvas dan ukuran 200 x 145 cm. Sejak berdirinya ASRI hingga ISI sekarang, Seruni merupakan pelukis termuda yang memperoleh penghargaan karya lukis terbaik Dies Natalis. Ia juga merupakan satu-satunya pelukis wanita Indonesia yang memenangkan penghargaan Dies Natalis dua kali berturut-turut. Selama empat semester kuliah di ISI, Seruni telah memenangkan penghargaan karya lukis terbaik Dies Natalis XXVII dan XXVI Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Karya Cat Air Terbaik, Sketsa Terbaik, dan Indeks prestasi tertinggi se-jurusan Seni Murni ISI Yogyakarta. Seruni yang mulai melukis sejak usia 10 bulan ini juga aktif mengikuti pameran di dalam maupun luar negri.
Karya Seni mahasiswa dapat menjadi bibit unggul untuk masa mendatang. Keikutsertaan mahasiswa dalam pameran Dies Natalis kali ini dapat menjadi hal penting dalam memberi gerak kepercayaan pada kredibilitas ISI sebagai penyumbang seniman terbesar di Indonesia.



