Skip to main content

Karya Terbaik Dies Natalis XXVI ISI Yogyakarta

Dies Natalis ISI Yogyakarta XXVI diselenggarakan pada tanggal 26 Oktober-1 November 2010. Pameran seni rupa Dies Natalis kali ini diikuti mahasiswa-mahasiswa fakultas seni murni, seni kriya, desain interior, dan desain komunikasi visual.

Seruni Bodjawati di samping karyanya yang mendapat penghargaan Dies Natalis.
Pameran seni rupa untuk fakultas seni murni (seni lukis, seni grafis, dan seni patung) diselenggarakan di gedung seni murni ISI Yogyakarta. Dari puluhan karya mahasiswa seluruh angkatan seni murni ISI Yogyakarta, untuk masing-masing prodi hanya 1 mahasiswa yang mendapatkan penghargaan karya terbaik. Karya terbaik Dies Natalis ISI Yogyakarta XXVI untuk prodi seni lukis diberikan kepada Seruni Bodjawati, prodi seni patung pada Faizal Rahman, dan prodi seni grafis pada Nofri Zaldi. Karya Seruni Bodjawati yang berjudul Matahari Tengah Malam memberi kejutan besar bagi pameran seni rupa Dies Natalis kali ini.

Menurut Subroto SM, ide karya Seruni luar biasa dan karyanya sangat orisinal. Dalam sejarah ISI, baru kali ini penghargaan seni lukis terbaik diberikan kepada mahasiswa semester tiga seperti Seruni. Sebelumnya penghargaan ini selalu diberikan kepada mahasiswa semester lima keatas karena kompetisinya sangat berat mengingat pesertanya adalah mahasiswa dari seluruh angkatan seni lukis.


Selama setahun di ISI, Seruni juga mendapatkan penghargaan karya lukis cat air terbaik, sketsa terbaik, dan indeks prestasi tertinggi se-fakultas seni murni ISI Yogyakarta. Seruni yang lahir pada tanggal 1 September 1991 ini telah mulai berkarya sejak usia sepuluh bulan sebagai pelukis cilik dan karya-karyanya telah diapresiasi di berbagai galeri serta media massa nasional dan internasional.

Karya Faizal Rahman yang berjudul Green House juga menampilkan ide yang segar dengan penyajian karya instalasi berupa rumah berwarna hijau yang didirikan diatas ranting-ranting kayu dan arang. Sedangkan karya grafis Nofri Zaldi yang berjudul Ayah memiliki ekspresi yang dapat tertuang dengan baik diatas karya grafis hitam-putihnya dengan teknik yang sangat baik.

Pameran Seni Rupa Dies Natalis ISI Yogyakarta XXVI ini diharapkan mampu terus memacu kreativitas mahasiswa ISI Yogyakarta untuk terus berkarya di kancah seni rupa Indonesia.

Curated Art Highlights

Buy Visionary Art & Commission Spiritual Painting - Worldwide Shipping

If you are looking to buy visionary art , collect spiritual paintings , or commission a custom visionary artwork with worldwide shipping, this is the place where art, spirituality, and refined aesthetics meet. Seruni Bodjawati offers original visionary paintings and bespoke spiritual art commissions for collectors, art lovers, and conscious buyers across the United States, Europe, Australia,  United Arab Emirates,  and Asia. Order spiritual and visionary artworks by Seruni Bodjawati , a renowned contemporary Asian visionary artist internationally collected by buyers in the USA, Europe, and Australia. Seruni is widely recognized as one of the leading female visionary artists in Asia , and her work is often compared to international visionary art icons such as:  Alex Grey,  Amanda Sage,  Martina Hoffmann,  Daniel Mirante,  Robert Venosa,  Luke Brown,  Android Jones,  Pablo Amaringo,  Emma Watkinson and James Jean. Visionary art is...

Biography of Indonesian Woman Artist Seruni Bodjawati

Seruni Bodjawati is an Indonesian woman artist and painter who has received various awards in the field of art and culture. Her artworks and paintings have been displayed in galleries and museums in various cities in Indonesia as well as in countries across Asia, Europe, and America. Indonesian woman artist and painter Seruni Bodjawati at her art gallery, presenting her award winning artworks and contemporary Indonesian fine art. Seruni Bodjawati started painting at a young age and won various children's painting competitions in Yogyakarta and Central Java since the age of three. She pursued her formal education in Bachelor's of Fine Arts in Painting at the Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta and Master's in Fine Arts Creation at the Postgraduate Institute of Indonesian Arts Yogyakarta. Continuously dedicated to the field of art, Seruni consistently expanded her creative scope by producing indie art films, creating Javanese Wayang puppet theater, managing art projec...