Skip to main content

Art Gallery Jakarta: A Premier Collection of Indonesian Masterpieces

Discover an exquisite world of art at Art Gallery Jakarta, a haven for art enthusiasts and collectors alike. With a stunning array of over 700 masterful artworks, including paintings, sketches, and sculptures, our gallery proudly showcases the legacy of renowned Indonesian artists who have shaped the nation's art scene. Our distinguished collection proudly showcases an impressive roster of renowned artists, each contributing a unique and captivating perspective to the world of art. From the timeless paintings of Basuki Abdullah and the evocative narratives of Dullah to the vibrant canvases of Hendra Gunawan and the thought-provoking visions of Hendro Juwono, our gallery presents a harmonious blend of artistic mastery. Discover the emotive sculptures of Surono, the intricate sketches by Kartono Yudhokusumo, and the enchanting creations of Widayat and Saptoto. Immerse yourself in the creative brilliance of Batara Lubis, Djajeng Asmara's intricate details, and the captivating expr...

Seruni Bodjawati Melukis dengan Inspirasi dari Ribuan Buku

Seruni Bodjawati adalah pelukis perempuan muda Indonesia yang melukis dengan sumber inspirasi dari ribuan buku koleksinya. Pelukis yang lahir pada tanggal 1 September 1991 ini hingga tahun 2012 telah mendapat penghargaan antara lain: The Best Painting Artwork Dies Natalis XXVI dan XXVII ISI Yogyakarta, The Best Watercolor Painting ISI Yogyakarta, The Best Sketch FSR ISI Yogyakarta, Selected Painter: Local Government of Yogyakarta and Kyoto Japan Painting Cooperation, dan 15 kali juara I lomba lukis anak tingkat Nasional, DIY, dan JaTeng. Pada tahun 2011 Seruni dinobatkan sebagai The Most Successful International Visual Artist under 20 oleh komunitas seni di Prancis, La Société des Artistes Contemporains dan menjadi pelukis perempuan Indonesia pertama yang memenangkan penghargaan Dies Natalis ISI dua kali berturut-turut dengan mendapatkan penghargaan karya lukis terbaik Dies Natalis XXVI dan XXVII Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Salah satu karya masterpiecesnya yang berjudul Membantai Picasso mendapat penghargaan 12 Besar Karya Terbaik Bazaar Art Award yang diselenggarakan Harper's Bazaar Indonesia dan Vanessa Art Link Jakarta. Seruni terpilih sebagai salah satu Pahlawan Muda Indonesia versi Aplaus The Lifestyle Indonesia atas prestasinya di bidang seni rupa di kancah internasional. Pada tahun 2012 Seruni mendapatkan anugerah Wanita Terinspiratif Indonesia di bidang Seni dan Budaya oleh Kartni Award 2012 dari Majalah Kartini Indonesia dan Ibu Negara Ani Yudhoyono. Seruni terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi Paling Berbakat Tingkat Nasional Tahun 2012 oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan dan terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi Terbaik se-Institut Seni Indonesia Yogyakarta oleh Rektor ISI Yogyakarta Prof. Dr. AM. Hermien Kusmayati, S.S.T., S.U. Banyak penghargaan lain yang diraihnya secara konsisten seperti Juara Pertama Duta Museum Daerah Istimewa Yogyakarta, Putera Puteri Indonesia Terbaik, dan lain sebagainya.
Berpameran tunggal empat kali di Yogyakarta (pameran tunggal pertamanya saat ia berusia sembilan tahun di Kayon’s Gallery dibuka oleh pelukis Kartika Affandi) dan pameran bersama puluhan kali di dalam dan luar negri antara lain di Jepang (Kyoto), Amerika (New York), Australia (Melbourne), Filipina (Manila), Romania (Bucharest), Prancis (Marseille, Boulogne & Paris), India (Hyderabad), Inggris (London), Jerman (VK Lauterbach), New Zealand (Christchurch), Singapura, Hongaria (Budapest & Eger) dan Spanyol (City of Cuenca).



Karya-karya Seruni mampu mengemukakan bakatnya yang unik tidak hanya karena berbekalkan teknik semata-mata, namun juga karena ide dan pergulatan batin yang muncul dari banyaknya wacana yang ia baca. Di rumahnya terdapat perpustakaan pribadi yang memuat ribuan buku yang sebagian besar telah ia baca. Karya-karya besar pemenang nobel seperti Lelaki Tua dan Laut karya Ernest Hemingway, Bumi yang Subur karya Pearl S. Buck, Negri Salju karya Yasunari Kawabata, Dataran Tortilla karya John Steinbeck, Sampar karya Albert Camus, dan lainnya. Karya-karya Victor Hugo, James Joyce, Agatha Christie, Haruki Murakami, Natsuo Kirino, Dan Brown, Karen Armstrong, JK Rowling, Laura Ingalls Wilder, Gabriel Gracia Marques, Kahlil Gibran, Edgar Allan Poe, dan Jung Chang telah banyak ia baca. 


Sedangkan semua novel dan cerpen Indonesia karya Iwan Simatupang, Pramudya Ananta Toer, Mochtar Lubis, Danarto,Umar Kayam, YB Mangunwijaya dan penulis-penulis wanita seperti NH Dini, Ayu Utami, Djenar Maesa Ayu, dan Dewi Lestari semua telah ia baca. Esai-esai wacana seni rupa Indonesia tulisan S.Sudjojono, Trisno Sumardjo, Nashar, Sitor Situmorang, M. Dwi Marianto, Suwarno Wisetrotomo, Aminudin TH Siregar, Jim Supangkat, Jakob Sumardjo, Helena Spanjaard, Carla Bianpoen, Enin Supriyanto, Farah Wardani, dan Mikke Susanto hampir tiap hari ia baca berulang-ulang. Juga karya-karya para filosof besar seperti Faust karya Goethe, L’Existentialism et un humanism dan Les Mots karya Sartre, Zarathustra dan Beyond Good and Evil karya Nietzsche, Une mort tres douce dan Le deuxième sexe karya Simone de Beauvoir, the Philosophy of Right karya Hegel, dan Discourse of Method karya Descartes. Buku-buku mengenai ajaran Machiavelli dan Confucius menjadi favoritnya. Naskah drama William Shakespeare yang diterjemahkan Trisno Sumardjo dan Rendra yang ia baca antara lain adalah Hamlet, King Lear, dan Romeo and Juliet. Sedangkan kumpulan puisi yang sukai adalah Blues untuk Bonnie dan Mencari Bapa karya Rendra, Sajak Ladang Jagung karya Taufik Ismail, Perahu Kertas karya Sapardi Djoko Damono, dan Asmaradana karya Gunawan Mohamad.

Essay Seni Rupa karya Seruni Bodjawati yang diterbitkan di koran Kedaulatan Rakyat. Selain menghasilkan karya lukis, Seruni juga menulis banyak cerita pendek, puisi, dan essay. Beberapa tulisannya telah diterbitkan di berbagai media massa.
Di rumah Seruni terdapat hampir sepuluh ribu judul buku. Ada filsafat, hukum, seni, budaya, antropologi, sastra hingga buku-buku seperti Suluk Gatoloco dan Darmogandul, Tao Te Ching, Babad Tanah Jawa, Bhagavad Gita, Mitologi Yunani, dan lainnya. Kayanya ilmu pengetahuan yang diserapnya menjadikannya terpilih sebagai Juara I Duta Museum DIY yang dianugerahkan oleh Sri Sultan Hamengkubuwana X. Keluarganya menjalani hidup dengan sederhana. Seruni selalu membawa karya-karya kanvasnya yang berat ke kampus ISI Yogyakarta dengan berjalan kaki dan mengendarai angkutan umum bus kota, tapi tiap minggu buku-buku terus bertambah banyak. Setiap sudut dan sisi ruang di rumahnya terus memberi panggilan untuk belajar keras.


Ditulis oleh Aji Pamungkas, SH. Ketua Forum Teater Kampus Yogyakarta tahun 1995-1998. Aktif di Pusat Pelatihan Akting Azwar AN tahun 2001. Menulis esei budaya dan opini di berbagai media massa.

Curated Indonesian Fine Art and Paintings

Biography of Indonesian Woman Artist Seruni Bodjawati

Seruni Bodjawati is an Indonesian woman artist and painter who has received various awards in the field of art and culture. Her artworks and paintings have been displayed in galleries and museums in various cities in Indonesia as well as in countries across Asia, Europe, and America. Indonesian woman artist and painter Seruni Bodjawati at her art gallery, presenting her award winning artworks and contemporary Indonesian fine art. Seruni Bodjawati started painting at a young age and won various children's painting competitions in Yogyakarta and Central Java since the age of three. She pursued her formal education in Bachelor's of Fine Arts in Painting at the Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta and Master's in Fine Arts Creation at the Postgraduate Institute of Indonesian Arts Yogyakarta. Continuously dedicated to the field of art, Seruni consistently expanded her creative scope by producing indie art films, creating Javanese Wayang puppet theater, managing art projec...

Biografi Perupa Muda Indonesia Seruni Bodjawati - Seni Rupa Kontemporer

Intens, dramatis, dan berani, Seruni Bodjawati dikenal sebagai pelukis perempuan Indonesia berprestasi dengan reputasi internasional. Karya-karya perupa perempuan Indonesia ini telah dipamerkan dalam berbagai pameran seni rupa bersama dan tunggal di belasan negara, menjadikannya salah satu seniman perempuan Indonesia paling dikenal di kancah seni kontemporer. Berbagai penghargaan nasional dan internasional telah diraihnya, memperkuat posisinya sebagai pelukis wanita Indonesia inspiratif dan berpengaruh. Sebagai pelukis perempuan muda Indonesia dengan etos kerja tinggi, Seruni Bodjawati telah menunjukkan produktivitas luar biasa sejak usia kanak-kanak. Dedikasinya dalam seni lukis, konsistensi berkarya, serta pencapaian global menjadikannya figur penting ketika publik mencari pelukis perempuan Indonesia, seniman wanita Indonesia berprestasi, atau tokoh seni rupa perempuan Indonesia di era kontemporer. Lahir di Yogyakarta, 1 September 1991, ia bermain-main dengan kuas sejak usia 10 bulan...