Discover an exquisite world of art at Art Gallery Jakarta, a haven for art enthusiasts and collectors alike. With a stunning array of over 700 masterful artworks, including paintings, sketches, and sculptures, our gallery proudly showcases the legacy of renowned Indonesian artists who have shaped the nation's art scene. Our distinguished collection proudly showcases an impressive roster of renowned artists, each contributing a unique and captivating perspective to the world of art. From the timeless paintings of Basuki Abdullah and the evocative narratives of Dullah to the vibrant canvases of Hendra Gunawan and the thought-provoking visions of Hendro Juwono, our gallery presents a harmonious blend of artistic mastery. Discover the emotive sculptures of Surono, the intricate sketches by Kartono Yudhokusumo, and the enchanting creations of Widayat and Saptoto. Immerse yourself in the creative brilliance of Batara Lubis, Djajeng Asmara's intricate details, and the captivating expr...
Liem Seeng Tee adalah pendiri PT. HM Sampoerna, sebuah perusahaan rokok besar di Indonesia. Ia lahir di Fujian, Tiongkok, pada tahun 1893. Liem merupakan imigran dari keluarga miskin. Ia datang ke Indonesia pada tahun 1898 bersama kakak perempuan dan ayahnya. Sejak remaja, Liem berusaha hidup mandiri dengan cara berjualan makanan kecil di dalam gerbong kereta. Ia juga pernah berjualan makanan kecil selama 18 bulan penuh tanpa istirahat sekalipun. Saat itulah ia belajar meracik tembakau yang dijualnya di stasiun kereta api.
Tidak lama setelah menikah dengan Siem Tjiang Nio pada tahun 1912, Liem mendapat pekerjaan sebagai peracik dan pelinting rokok di sebuah pabrik rokok di Lamongan. Dari situ Liem memperlihatkan kemampuan alaminya dalam meracik dan melinting rokok. Tidak lama kemudian, Liem berhenti dari pekerjaan itu dan menyewa sebuah warung kecil di Surabaya Lama. Di warung tersebut istrinya berjualan bahan makanan kecil, sedangkan Liem berusaha berjualan rokok racikannya sendiri. Usaha ini sempat maju ketika jalan raya di depan rumah dilebarkan, tetapi sayangnya kemudian gubug tempat tinggal mereka terbakar.
Untuk mengembangkan usahanya, mereka membentuk badan hukum dengan nama Handel Maatschappij Liem Seeng Tee (1913), yang di kemudian hari diubahnya menjadi Handel Maatschappij Sampoerna (dan setelah Perang Dunia II, berubah lagi menjadi PT Hanjaya Mandala Sampoerna / HM. Sampoerna). Perusahaan ini memproduksi rokok dengan aneka macam merek dagang seperti “Dji Sam Soe”, “123″, “720″, “678″, dan “Djangan Lawan”. Menjelang pendudukan Jepang, perusahaan ini sudah memiliki 1.300 orang karyawan dan memproduksi lebih dari tiga juta batang rokok per minggu. Pabriknya semakin besar dan pasarnya semakin kukuh, khususnya di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Lukisan oleh Seruni Bodjawati. Judul: Legenda Sang Perintis. Ukuran: 130 x 100 cm. Media: Cat akrilik pada kanvas. Tahun: 2017. Available.
Ingin mengoleksi karya lukisan asli Seruni Bodjawati? Hubungi: 085602897020 (WhatsApp). Gratis biaya pengiriman, sertifikat resmi, dan berbagai bonus ekslusif.
If you would like to buy this original painting directly from the artist, order custom art or any business inquiries, please contact +6285602897020 (WhatsApp), e-mail: serunibodjawati@gmail.com, or Direct Message on Instagram @seruni_bodjawati
Worldwide Shipping


