Skip to main content

Art Gallery Jakarta: A Premier Collection of Indonesian Masterpieces

Discover an exquisite world of art at Art Gallery Jakarta, a haven for art enthusiasts and collectors alike. With a stunning array of over 700 masterful artworks, including paintings, sketches, and sculptures, our gallery proudly showcases the legacy of renowned Indonesian artists who have shaped the nation's art scene. Our distinguished collection proudly showcases an impressive roster of renowned artists, each contributing a unique and captivating perspective to the world of art. From the timeless paintings of Basuki Abdullah and the evocative narratives of Dullah to the vibrant canvases of Hendra Gunawan and the thought-provoking visions of Hendro Juwono, our gallery presents a harmonious blend of artistic mastery. Discover the emotive sculptures of Surono, the intricate sketches by Kartono Yudhokusumo, and the enchanting creations of Widayat and Saptoto. Immerse yourself in the creative brilliance of Batara Lubis, Djajeng Asmara's intricate details, and the captivating expr...

Yayoi Kusama Seniman Gila yang Hidup dalam Dunia Polkadot


Yayoi Kusama adalah seniman kontemporer Jepang yang berkecimpung di bidang pematungan dan instalasi. Ia juga aktif di bidang seni lukis, seni pertunjukan, film, mode, syair, fiksi, dan sebagainya. Karya-karyanya beraliran seni konseptual dengan membawa unsur feminisme, minimalisme, surealisme, Art Brut, seni populer, dan ekspresionisme abstrak yang dipadukan dengan konten otobiografi, psikologis, dan seksual. Ia diakui sebagai salah satu seniman Jepang paling berpengaruh di dunia.

Kusama lahir pada 22 Maret 1929. Ia besar di Matsumoto, Jepang. Melalui pernyataannya sendiri, Kusama mulai melukis dari kecil, saat ia mulai mengalami halusinasi yang sering melibatkan polkadot. Halusinasi yang melibatkan polkadot tersebut terus memberi inspirasi dan tema pada karya seninya sepanjang karier. Pendidikan formalnya terbatas, ia hanya belajar seni dari tahun 1948 sampai 1949 di Kyoto City Specialist School of Arts. Konflik keluarga dan keinginan untuk menjadi seniman mendorongnya pindah pada tahun 1957 ke Amerika Serikat.

Ia pindah ke New York City tahun 1958 dan menjadi bagian dari lingkar seni avant-garde New York pada tahun 1960-an, khususnya dalam aliran seni populer. Seiring bangkitnya kontrabudaya hippie akhir tahun 1960-an, ia menjadi sorotan publik ketika membuat pertunjukan jalanan yang pesertanya bugil dan dicat polkadot cerah. Kusama aktif membuat karya seni sejak 1970-an. Instalasinya dipamerkan di berbagai museum di seluruh dunia.

Kusama kembali ke Jepang pada tahun 1973. Dari tahun 1977, dengan pilihannya sendiri, ia mengikuti terapi pengobatan dan tinggal di rumah sakit jiwa. Walaupun begitu Kusama tidak pernah berhenti berkarya. Dia terus menghasilkan karya seni selama periode itu. Bahkan ia juga menulis puisi dan prosa fiksi surealis, yaitu The Hustlers Grotto of Christopher Street (1984) dan Between Heaven and Earth (1988).



Kusama kembali ke dunia seni internasional pada tahun 1989 dengan pameran di kota New York, Amerika Serikat dan Oxford di Inggris. Pada tahun 1993, ia mewakili Jepang di Venesia Biennale dengan karya Mirror Room (Pumpkin), yaitu ruangan cermin dengan pola cat titik seperti polkadot yang menjadi signaturnya. Tahun 1998 sampai 1999, Karya-karyanya dipamerankan di Museum Seni Los Angeles County, Museum of Modern Art di New York (MoMA), Walker Art Center di Minneapolis, Minnesota, dan Museum Seni Kontemporer Tokyo.

Pada tahun 2006, ia menerima hadiah Praemium Imperiale dari Seni Jepang untuk lukisan. Karyanya adalah subjek retrospektif besar di Whitney Museum of American Art di Kota New York City pada tahun 2012, Pameran yang digelarnya di Hirshhorn Museum and Sculpture Garden di Washington, DC, pada tahun 2017 sukses menarik perhatian banyak orang. Tahun itu ia membuka sebuah museum yang didedikasikan untuk karya-karya yang ia kerjakan di Tokyo, dekat studionya dan rumah sakit jiwa yang sempat ditinggalinya selama terapi. Hingga kini Yayoi Kusama menjadi inspirasi bagi banyak orang di dunia termasuk di Indonesia karya-karyanya dipamerkan di Museum Macan Jakarta.

Lukisan oleh Seruni Bodjawati. Judul: Flowers of Insanity. Ukuran: 150 x 150 cm. Media: Cat akrilik pada kanvas. Tahun: 2015.

Ingin mengoleksi karya lukisan asli Seruni Bodjawati? Hubungi: 085602897020 (WhatsApp). Gratis biaya pengiriman, sertifikat resmi, dan berbagai bonus ekslusif.

If you would like to buy this original painting directly from the artist, order custom art or any business inquiries, please contact +6285602897020 (WhatsApp), send an e-mail to serunibodjawati@gmail.com, or send Direct Message on Instagram @seruni_bodjawati

Worldwide Shipping 

Curated Indonesian Fine Art and Paintings

Biography of Indonesian Woman Artist Seruni Bodjawati

Seruni Bodjawati is an Indonesian woman artist and painter who has received various awards in the field of art and culture. Her artworks and paintings have been displayed in galleries and museums in various cities in Indonesia as well as in countries across Asia, Europe, and America. Indonesian woman artist and painter Seruni Bodjawati at her art gallery, presenting her award winning artworks and contemporary Indonesian fine art. Seruni Bodjawati started painting at a young age and won various children's painting competitions in Yogyakarta and Central Java since the age of three. She pursued her formal education in Bachelor's of Fine Arts in Painting at the Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta and Master's in Fine Arts Creation at the Postgraduate Institute of Indonesian Arts Yogyakarta. Continuously dedicated to the field of art, Seruni consistently expanded her creative scope by producing indie art films, creating Javanese Wayang puppet theater, managing art projec...

Biografi Perupa Muda Indonesia Seruni Bodjawati - Seni Rupa Kontemporer

Intens, dramatis, dan berani, Seruni Bodjawati dikenal sebagai pelukis perempuan Indonesia berprestasi dengan reputasi internasional. Karya-karya perupa perempuan Indonesia ini telah dipamerkan dalam berbagai pameran seni rupa bersama dan tunggal di belasan negara, menjadikannya salah satu seniman perempuan Indonesia paling dikenal di kancah seni kontemporer. Berbagai penghargaan nasional dan internasional telah diraihnya, memperkuat posisinya sebagai pelukis wanita Indonesia inspiratif dan berpengaruh. Sebagai pelukis perempuan muda Indonesia dengan etos kerja tinggi, Seruni Bodjawati telah menunjukkan produktivitas luar biasa sejak usia kanak-kanak. Dedikasinya dalam seni lukis, konsistensi berkarya, serta pencapaian global menjadikannya figur penting ketika publik mencari pelukis perempuan Indonesia, seniman wanita Indonesia berprestasi, atau tokoh seni rupa perempuan Indonesia di era kontemporer. Lahir di Yogyakarta, 1 September 1991, ia bermain-main dengan kuas sejak usia 10 bulan...