Discover an exquisite world of art at Art Gallery Jakarta, a haven for art enthusiasts and collectors alike. With a stunning array of over 700 masterful artworks, including paintings, sketches, and sculptures, our gallery proudly showcases the legacy of renowned Indonesian artists who have shaped the nation's art scene. Our distinguished collection proudly showcases an impressive roster of renowned artists, each contributing a unique and captivating perspective to the world of art. From the timeless paintings of Basuki Abdullah and the evocative narratives of Dullah to the vibrant canvases of Hendra Gunawan and the thought-provoking visions of Hendro Juwono, our gallery presents a harmonious blend of artistic mastery. Discover the emotive sculptures of Surono, the intricate sketches by Kartono Yudhokusumo, and the enchanting creations of Widayat and Saptoto. Immerse yourself in the creative brilliance of Batara Lubis, Djajeng Asmara's intricate details, and the captivating expr...
INSPIRASI untuk Semangat Bekerja bagi Bangsa dan Berkomitmen Teguh pada Profesi dari Dokter Yap
Sejarah kemerdekaan Indonesia tidak bisa lepas dari kehadiran sosok filantropis Yogyakarta bernama Dr. Yap Hong Tjoen. Dokter yang lahir pada tanggal 30 Maret 1885 ini banyak berjasa di bidang medis, pendidikan, sosial, dan budaya.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Sebagai ophthalmologist (spesialis penyakit mata) yang berkontribusi bagi bangsa, kisah hidup Dr. Yap Hong Tjoen penuh lika-liku perjuangan. Kepandaian istimewanya diperoleh melalui proses pendidikan panjang, mulai dari sekolah Tionghoa lalu ke ELS dan HBS Semarang.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Di zaman penjajahan Belanda yang keras, belum banyak pelajar Indonesia dapat memperoleh pendidikan tinggi di Belanda. Dr. Yap Hong Tjoen adalah generasi pertama pelajar Tionghoa yang berhasil menembus Universitas Leiden.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Jiwa humanis yang tinggi dari Dr. Yap Hong Tjoen membuat pelayanannya kepada para pasien menjadi adil, karena tidak membeda-bedakan kaum miskin ataupun kaya. Dengan peralatan medis yang canggih pada zamannya, Rumah Sakit Mata Dr Yap ramai dikunjungi para tuna netra hingga dirintislah Balai Mardi Wuto untuk memberdayakan mereka dengan berbagai keterampilan.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Pada tahun 1949, Dr. Yap Hong Tjoen pergi ke Belanda dan wafat di Den Haag pada tanggal 28 November 1952. Hingga kini Rumah Sakit Mata Dr. Yap masih berdiri dan melayani pasien dari seluruh Indonesia.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
*Lukisan oleh Seruni Bodjawati. Judul: Memoirs of Love (Dokter Yap). Media: Akrilik, kolase pada kanvas. Ukuran: 150 x 150 cm. Tahun 2016.
Ingin mengoleksi karya lukisan asli Seruni Bodjawati? Hubungi: 085602897020 (WhatsApp). Gratis biaya pengiriman, sertifikat resmi, dan berbagai bonus ekslusif.
If you would like to buy this original painting directly from the artist, order custom art or any business inquiries, please contact +6285602897020 (WhatsApp), send an e-mail to serunibodjawati@gmail.com, or send Direct Message on Instagram @seruni_bodjawati
Worldwide Shipping
***SOLD***
