Skip to main content

Art Gallery Jakarta: A Premier Collection of Indonesian Masterpieces

Discover an exquisite world of art at Art Gallery Jakarta, a haven for art enthusiasts and collectors alike. With a stunning array of over 700 masterful artworks, including paintings, sketches, and sculptures, our gallery proudly showcases the legacy of renowned Indonesian artists who have shaped the nation's art scene. Our distinguished collection proudly showcases an impressive roster of renowned artists, each contributing a unique and captivating perspective to the world of art. From the timeless paintings of Basuki Abdullah and the evocative narratives of Dullah to the vibrant canvases of Hendra Gunawan and the thought-provoking visions of Hendro Juwono, our gallery presents a harmonious blend of artistic mastery. Discover the emotive sculptures of Surono, the intricate sketches by Kartono Yudhokusumo, and the enchanting creations of Widayat and Saptoto. Immerse yourself in the creative brilliance of Batara Lubis, Djajeng Asmara's intricate details, and the captivating expr...

Biografi Perupa Muda Indonesia Seruni Bodjawati - Seni Rupa Kontemporer

Intens, dramatis, dan berani, Seruni Bodjawati dikenal sebagai pelukis perempuan Indonesia berprestasi dengan reputasi internasional. Karya-karya perupa perempuan Indonesia ini telah dipamerkan dalam berbagai pameran seni rupa bersama dan tunggal di belasan negara, menjadikannya salah satu seniman perempuan Indonesia paling dikenal di kancah seni kontemporer. Berbagai penghargaan nasional dan internasional telah diraihnya, memperkuat posisinya sebagai pelukis wanita Indonesia inspiratif dan berpengaruh.

Sebagai pelukis perempuan muda Indonesia dengan etos kerja tinggi, Seruni Bodjawati telah menunjukkan produktivitas luar biasa sejak usia kanak-kanak. Dedikasinya dalam seni lukis, konsistensi berkarya, serta pencapaian global menjadikannya figur penting ketika publik mencari pelukis perempuan Indonesia, seniman wanita Indonesia berprestasi, atau tokoh seni rupa perempuan Indonesia di era kontemporer.

Lahir di Yogyakarta, 1 September 1991, ia bermain-main dengan kuas sejak usia 10 bulan. Lomba lukis pertamanya ia ikuti ketika usianya baru tiga tahun. Hingga menginjak bangku TK, ia sudah menyabet 15 kali juara pertama dalam lomba-lomba yang ia ikuti.  

Kedua orangtua Seruni, sastrawan Sri Harjanto Sahid dan pelukis Wara Anindyah, membesarkan anak-anak mereka dengan asupan buku dan seni. Membaca, melukis, menonton film atau wayang; sehari-hari Seruni dan saudara-saudaranya senantiasa akrab dengan pemikiran dan karya para tokoh dalam sejarah kebudayaan. Selepas SMA, Seruni berkuliah di Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia, Yogyakarta, dan lulus dengan predikat cum laude. 

anak muda berprestasi inspiratif go international pelukis seruni bodjawati

Sebagai pelukis profesional, Seruni menempuh pendidikan formalnya di S1 Jurusan Seni Murni Minat Utama Seni Lukis dan S2 Penciptaan Seni Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Seruni dianugerahi sebagai Perempuan Terinspiratif dalam Bidang Seni dan Budaya oleh Ibu Negara Indonesia, Ani Yudhoyono dan Majalah Kartini. Juga menerima La Femme Awards dari Lions Club Organization sebagai Inspirational Woman to Others dan menerima Honorary Award dari Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. 

Institut Seni Indonesia Yogyakarta memberikannya penghargaan Karya Lukis Terbaik Dies Natalis selama dua tahun berturut-turut (2010 dan 2011), serta penghargaan Karya Lukis Cat Air Terbaik, Sketsa Terbaik dan Lulusan Terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif Tertinggi di Fakultas Seni Rupa pada tahun 2013. 

Selain berprestasi di bidang lukis, ia juga meraih Juara 1 sebagai Duta Museum Daerah Istimewa Yogyakarta, memproduksi indie art films dan pertunjukan wayang kontemporer, mengelola art management, menekuni alat musik tradisional dua dawai bernama erhu, menulis esai, serta mengajar di universitas. 

Lebih 75 kali berpameran di Indonesia dan go international di berbagai event mancanegara. Galeri dan museum tempat ia pernah berpameran  antara lain di Galeri Nasional Indonesia, Edwin’s Gallery Jakarta, Bentara Budaya Jakarta, Taman Budaya Yogyakarta, ArtJog, ArtJakarta, Plateau Gallery Berlin, Issyara Gallery New Jersey, Galerie de la Vote Paris, TATE Modern London, Siger Gallery London, Raday Konyveshz Gallery Budapest, University of Milano-Bicocca, The Excelsior Hong Kong, National Museum of Cambodia, dan masih banyak lagi.

Tema-tema karya Seruni Bodjawati berkembang jauh melampaui persoalan identitas perempuan muda. Sebagai seniman kontemporer Indonesia dengan pemikiran konseptual yang kuat, ia mengeksplorasi spiritualitas, kesadaran diri, relasi manusia dan alam, budaya leluhur, hingga dialog antara Timur dan Barat. Karyanya memadukan refleksi batin, simbol metafisik, serta pencarian makna hidup dalam konteks dunia modern yang terus berubah.

Seruni memanfaatkan simbol-simbol budaya Jawa dan Tionghoa, filosofi spiritual, serta elemen tradisi nusantara sebagai fondasi visualnya. Pada saat yang sama, ia membangun percakapan artistik global dengan mereinterpretasi figur dan gagasan seniman dunia seperti Salvador DalĂ­, Frida Kahlo, dan Yayoi Kusama. Pendekatan ini menunjukkan keberaniannya dalam mengolah sejarah seni, budaya, dan spiritualitas menjadi bahasa visual baru yang relevan dalam ranah seni rupa kontemporer internasional.

Ketekunan menggali sejarah, pemikiran, dan beragam kebudayaan tampaknya menjadi bekal Seruni dalam proses berkarya. Dengan bekal itu, ia menjalani pengembaraan batin dan menghayati ideologi pribadinya sebagai seniman untuk kemudian melepaskan energinya dalam wujud lukisan. Dengan melukis, ungkapnya, “Gairah saya meledak-ledak dan daya hidup saya melimpah-ruah.” Sebagai penjelajah, Seruni juga bereksperimen dengan medium-medium lain seperti film dan wayang, yang sekali lagi mengantarkan karya-karyanya pada apresiasi khalayak seni di berbagai negara. 

Seruni mengalami pergumulan batin tentang idealisme vs karya “bertendensi”. Ia menulis dalam sebuah esainya: “Para ahli politik praktis acapkali berpikir bahwa seorang seniman seharusnya dengan penuh kesadaran membaktikan kejeniusannya demi peningkatan kesejahteraan manusia. Hal itu tentu tidak salah sepanjang spontanitas lubuk hati terdalam tetap terjaga dan semangat daya cipta yang bebas menemukan langit luas. Karya besar sepanjang sejarah selalu lahir jika kreatornya saat berkarya bebas lepas secara spiritual. Badannya bisa saja terpenjara tapi imajinasi dan tenaga kreatifnya tak terbendung.” Karena itu pula ia meyakini tanggung jawab seniman untuk menyampaikan suatu kebenaran, setidaknya menurut penghayatan dan pemikirannya. 

Seruni Bodjawati adalah pelukis perempuan Indonesia yang dikenal luas dengan karya lukisan original berkualitas galeri yang telah dikoleksi oleh selebritis, publik figur, hingga pejabat di berbagai negara. Karyanya menjadi pilihan utama bagi kolektor yang mencari lukisan premium Indonesia, baik untuk koleksi pribadi, dekorasi eksklusif, maupun investasi seni. Selain berkarya, Seruni   juga aktif sebagai filantropis, di mana bagian hasil penjualan lukisannya rutinn didonasikan ke panti wreda di Yogyakarta serta mendukung berbagai kegiatan sosial di seluruh Indonesia, menjadikannya tidak hanya seniman, tetapi juga sosok inspiratif dalam dunia seni dan kemanusiaan.

“Lebih baik menjadi kepala cacing daripada buntut naga,” jawabnya saat ditanya tentang jalan yang ditempuhnya. Di tengah melimpahnya pengaruh seniman yang telah menorehkan nama dalam sejarah, Seruni mengerti ia harus menemukan dirinya sendiri. 

Begitu muda, begitu jauh sudah perjalanannya. Dan yang membentang di hadapan pun masih tak terkira. 

*Tulisan dari media Qubicle Indonesia: Seruni, Kembang Mekar yang Hendak Terus Mewangi

Curated Indonesian Fine Art and Paintings

Biography of Indonesian Woman Artist Seruni Bodjawati

Seruni Bodjawati is an Indonesian woman artist and painter who has received various awards in the field of art and culture. Her artworks and paintings have been displayed in galleries and museums in various cities in Indonesia as well as in countries across Asia, Europe, and America. Indonesian woman artist and painter Seruni Bodjawati at her art gallery, presenting her award winning artworks and contemporary Indonesian fine art. Seruni Bodjawati started painting at a young age and won various children's painting competitions in Yogyakarta and Central Java since the age of three. She pursued her formal education in Bachelor's of Fine Arts in Painting at the Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta and Master's in Fine Arts Creation at the Postgraduate Institute of Indonesian Arts Yogyakarta. Continuously dedicated to the field of art, Seruni consistently expanded her creative scope by producing indie art films, creating Javanese Wayang puppet theater, managing art projec...